JENEWA - Salah satu mobil sport terbaru yang menyita perhatian di gelaran Geneva Motor Show 2916 di Swiss adalah Aston Martin DB11. Mobil ini merupakan pengganti dari DB9 yang sudah "disuntik mati".
Aston Martin membanderol mobil coupe tersebut senilai 154.900 poundsterling atau sekira Rp2,8 miliar, dan akan tersedia mulai musim gugur tahun ini.
Produsen asal Inggris tersebut menyebut DB11 sebagai produk paling penting sepanjang 103 tahun sejarah berdirinya perusahaan itu. Hal ini tidak lain karena penyempurnaan desain dan teknologi yang digunakan di mobil tersebut.
"Kami bercita-cita membuat mobil paling indah di dunia. DB11 adalah perwujudan mutlak tentang bagaimana sebaiknya sebuah produk Aston Martin. Kami juga harus bekerja tanpa lelah untuk memastikan DB11 mampu mengombinasikan antara desain dan teknologi terbaru," terang CEO Aston Martin Andy Palmer, seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (2/3/2016).
Mobil ini menggunakan mesin 12 silinder turbocharged, namun bukan naturally aspirated. Mesin pintar DB11 akan menyesuaikan cara berkendara sopirnya.
Sistem cylinder shut down akan bekerja jika mobil dilajukan dengan kecepatan rendah. Artinya, silinder tidak akan bekerja secara penuh sehingga konsumsi bahan bakarnya lebih irit dan tentunya ramah lingkungan. Namun jika 12 silinder bekerja maksimal maka tenaga yang dapat dihasilkan mencapai 600 bhp.
Dari angka tersebut sudah jelas bahwa DB11 merupakan mobil keluarga DB paling bertenaga yang pernah diproduksi. Tenaga disalurkan melalui sistem transmisi enam percepatan ZF otomatis.
Akselerasi 0-100 kilometer per jam dapat dicapai dalam 3,9 detik dengan kecepatan maksimum 360 kilometer per jam.
Melihat desainnya, DB11 masih mewarisi ciri khas mobil-mobil Aston Martin terdahulu, salah satunya bisa dilihat dari penggunaan kisi tebal pada grille yang berpadu apik dengan headlamp LED.
Bagian buritan didesain agak sedikit berbeda dengan pendahulunya. Garis tegas bodi seolah menyatu dengan tail light yang dibuat tipis.
Sementara di bagian interior, sisi kemewahan yang dikolaborasikan dengan aura sporty masih terlihat. Untuk mempermudah pengoperasian perangkat infotainment, Aston Martin memanfaatkan kontrol scroll-wheel di setir. Sistem ini juga ditemukan pada mobil-mobil Mercedes Benz. Melengkapi fitur hiburan, layar berukuran 8 inci dipasang di dasbor untuk memanjakan penumpang.
Di pasar mobil sport, DB11 akan bersaing dengan Ferrari 488 GTB.
(Dian AF)