ADELAIDE - Tim dari Belanda memenangkan ajang balap mobil bertenaga surya 'World Solar Challange 2015' di Australia. Noun Solar Team berhasil finish pertama setelah menempuh perjalanan sejauh 3.000 kilometer dari Darwin menuju Adelaide.
Start dimulai pada Minggu 18 Oktober dan tim Noun Solar Team berhasil tiba di Adelaide pada Kamis 22 Oktober atau menghabiskan waktu lima hari.
Sementara tempat kedua diduduki tim yang juga dari Belanda yakni Universitas Twente. Disusul posisi ketiga tim dari Universitas Tokai Jepang. Tim dari Jepang menang dramatis setelah berhasil menyusul tim dari Universitas Michigan, Amerika Serikat, 30 kilometer sebelum finish.
Tidak mudah untuk bisa menyelesaikan ajang balap mobil ramah lingkungan paling bergengsi ini. Tim diarahkan untuk menyiapkan mobilnya sehingga bisa menempuh jarak sejauh-jauhnya.
Sejak pukul 05.00 di hari pertama, mereka sudah bangun untuk memulai menge-charge baterai. Hal ini agar tim bisa memanfaatkan semaksimal mungkin sinar matahari untuk menge-charge baterai.
Sepanjang 3.000 km terdapat tujuh check point di mana setiap tim diberi kesempatan untuk melakukan perawatan kendaraan seperti bagian roda dan membersihkan kotoran.
World Solar Challange 2015 sendiri diikuti 42 tim dari 25 negara. Meski sudah ada tim yang finis di hari kelima, lomba ini sebenarnya berlangsung selama delapan hari.
(Dian AF)