JAKARTA - Produsen ponsel asal China, Oppo, mengungkapkan bahwa sistem antarmuka kembangannya Color OS 2.0 memang memiliki banyak kendala. Masalah ini membuat performa ponsel menjadi melambat.
"Selama 14 bulan ke depan kami banyak mendapatkan feedback dan memang pada Color OS 2.0 banyak kendala karena banyak lag. Seperti halnya rebot awal ponsel, sistem freeze, lag aplikasi performance," ungkap Effendy, Assistant CEO PT Oppo Indonesia, di sela acara Rilis produk R7 dan R7 Plus di Jakarta, Rabu (27/5/2015).
Lanjutnya menjelaskan, untuk mengatasi hal tersebut pihak perusahaan kini merilis sistem antarmuka terbaru, yakni Color OS 2.1. Pembaruan ini sebagai perbaikan dari sistem yang lama, diklaim hadir dengan sejumlah fitur dan peningkatan.
"Color OS 2.1 kini mampu menyala dengan cepat, waktu reboot 19 detik, karena rata2 ponsel Membawa 29 aplikasi bawaan. Setelah dioptimalkan juga, aplikasi mampu membuka dalam waktu 0,701 detik dibanding sebelumnya mencapai 1 detik lebih," jelasnya.
Perbaikan lainnya juga diungkapkan hadir dengan kreasi icon yang lebih baru, proses tersebut proses penyeleksian yang banyak tahap. Sehingga ikon terlihat lebih rapi dan memberikan tampilan lebih baik.
(Ahmad Luthfi)