JAKARTA - PT. Bakrie Telecom, Tbk dengan brand Esia menegaskan akan lebih serius menggarap layanan data. Karena itu, perusahaan akan menggandeng lebih banyak mitra dan meluncurkan lebih banyak program layanan data.
Perusahaan pun menargetkan pertumbuhan kontribusi layanan data terhadap revenue akan menyentuh angka double digit. Sebagai perbandingan, berdasarkan data kuartal II/2013 dengan total pelanggan 11,4 juta, kontribusi layanan data hanya 30 persen terhadap revenue dan sisanya dikuasai voice dan SMS.
"Kalau dulu kami belum serius, masih di voice dan SMS. Tapi mulai sekarang, kami akan lebih serius menggarap internet (data) dengan layanan internet Max-D," tutur Direktur dan Chief Marketing Officer PT. Bakrie Telecom, Tbk Eka Anwar di Jakarta Convention Center, Rabu (30/10/2013).
Salah satu bukti keseriusan dalam layanan data diperlihatkan dengan meluncurkan Paket Pol (Puas Online), yakni paket internet sepuasnya dengan biaya Rp2 ribu per jam. Selain itu, perusahaan juga akan menggaet lebih banyak mitra smartphone dan itu menjadi salah satu strategi data Esia.
Menurut Eka, saat ini Esia telah bekerjasama dengan sekira empat mitra untuk menjual modem, tablet, smartphone, dan feature phone. Salah satu perusahaan yang digandeng Esia untuk bekerjasama ialah Cyrus.
Selanjutnya, ada sejumlah mitra lain yang akan turut menjalin kerjasama (bundling) dengan Esia. Sayangnya Eka enggan merinci nama mitra-mitra baru tersebut.
Namun ia menegaskan, pihak mana pun yang diajak bekerjasama harus tetap sejalan dengan brand Esia yakni harus tetap terjangkau untuk pelanggan. "Kami terbuka bekerjasama dengan siapa pun, tapi harus tetap sejalan dengan brand kami dan tetap terjangkau," katanya.
Saat ini, produk yang dijual Esia maksimal dipasarkan dengan harga Rp2 juta. Namun sebagian besar, berkisar antara Rp800 ribu- Rp1 juta. "Kami akan lebih serius untuk layanan data, ke depan akan banyak iklan layanan data Esia, termasuk perangkat Android yang kami jual," ungkap Eka.
(Andina Librianty)