Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Mazda2 Hatchback Naik Lagi

Prasetyo Adhi , Jurnalis-Minggu, 10 Oktober 2010 |16:12 WIB
Harga Mazda2 <i>Hatchback</i> Naik Lagi
(Foto: Prasetyo Adhi/okezone)
A
A
A

JAKARTA- Setelah sempat naik di awal dan pertengahan tahun ini, harga Mazda2 hatchback lagi-lagi mengalami revisi.

PT Mazda Motor Indonesia (MMI) selaku agen tunggal pemegang merek (ATPM) mobil Mazda, mengumumkan banderol baru untuk semua tipe Mazda2 yang beredar di Tanah Air.

Tentu bukan pengumuman yang menggembirakan bagi calon konsumen Mazda, mengingat sejumlah harga dari mobil asal Negeri Sakura ini merangkak naik.

Jika ketika pertama kali diluncurkan pada November 2009, Mazda2 hatchback tipe S transmisi manual dari Mazda2 dilepas Rp175 juta. Kini harganya melonjak menjadi Rp179 juta. Demikian dilansir siaran pers MMI yang diterima okezone.

Pun demikian dengan Mazda2 hachback tipe S otomatik, R manual, dan R bertransmisi matik. Dari semula dibanderol Rp185 juta, Rp193 juta, dan Rp200 juta, saat ini masing-masing harganya menjadi Rp189 juta, Rp199 juta, Rp207 juta.

Sebelumnya kenaikan terakhir untuk Mazda2 hatchback terjadi pada Mei 2010. Saat itu keempat varian mobil ini dibanderol masing-masing Rp178 juta, Rp188 juta, Rp198 juta, Rp205 juta. Dengan demikian kenaikan saat ini yang dilakukan MMI untuk mazda2 hatchback berkisar antara Rp1-2 juta.

Mazda2 dibekali mesin MZR 1.5, inline-four-cylinder, DOHC 16-valve berteknologi Sequential Valve Timing (S-VT) yang diklaim sanggup menempuh jarak 15,6 Km dalam tiap liter bahan bakar yang dikonsumsinya.

Mobil berdimensi 3.903mm x 1.695mm x 1.485mm untuk tipe S, dan 3.913mm x 1695mm x 1478mm untuk yang R ini dibenamkan pula dibenamkan fitur keselamatan seperti Anti-lock Brake System (ABS), Electronic Brake-Force Distribution (EBD) serta Mazda Advanced Impact Distribution and Absorption (MAIDAS).

(Syukri Rahmatullah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement