JAKARTA - Tidak hanya bisa digunakan untuk membobol dana di ATM nasabah, perangkat pembaca kartu (Magnetic Stripe Card Reader/MSR) juga dapat digunakan untuk membobol kartu kredit.
Pembobolan dana melalui kartu kredit diperkirakan lebih rawan serta lebih rapi daripada pembobolan dana ATM. Bedanya hanyalah dari jumlah nilai uang yang terkandung di dalamnya.
"Nilai ATM nasabah umumnya lebih besar dari pada limit pada kartu kredit. Namun saya mengimbau kepada masyarakat luas agar tetap waspada dalam mengunakan kartu kredit, khususnya di counter-counter yang kurang begitu jelas kredibilitasnya," ujar Moderator White Hacker Yogyafree Nathan Gusti Ryan, kepada okezone, Kamis (27/1/2010).
Menurut Nathan, kartu kredit umumnya digunakan pada counter-counter resmi dengan mengunakan mesin Electronic Data Collecting (EDC). Jika operator EDC ini 'nakal' maka informasi yang dideteksi dalam kartu kredit akan dijadikan bahan untuk penggandaan kartu, untuk kemudian disalahgunakan.
Hal ini cukup rentan terjadi, pasalnya, selain EDC dapat ditemui di banyak counter resmi, perangkat MSR juga dijual bebas di berbagai toko elektronik, termasuk juga pembelian secara online melalui eBay.
"MSR maupun Magnetic Card Writer adalah bagian dari perkembangan teknologi informasi, jadi distribusi dan pengunaannya tidak bisa di hentikan secara sepihak oleh Kepolisian," ujar Nathan.
(Rachmatunnisa)