JAKARTA - Belakangan, ponsel memang selalu dibenamkan dengan fitur-fitur tambahan seperti musik, kamera atau video. Lalu apa jadinya jika keadaan tersebut dibalik?
Hasilnya, ada pada VirtuV F10. Perangkat ini bukanlah ponsel, melainkan sebuah kamera yang dilengkapi dengan fitur telepon berjaringan GSM. Tidak tanggung-tanggung, kamera ini dilengkapi dengan resolusi sebesar 10 megapiksel. Ponsel ini diklaim sebagai kamera 10MP yang pertama yang dilengkapi dengan fitur ponsel.
VirtuV F10 memiliki desain yang ramping dan kokoh layaknya kamera pocket bermerek lainnya. Apalagi layar yang diusungnya telah dilengkapi dengan teknologi sentuh yang lebar, ditambah tombol touchpad untuk mempermudah pengoperasian.
Kamera besutan VirtuV ini dilengkapi juga dengan teknologi face detection yang akan langsung mengatur fokus pada masing-masing wajah yang tertangkap kamera, Dan untuk memotret pada malam hari, kamera ponsel ini dilengkapi pula dengan Xenon Flash Light. Selain itu, Antishake di dalamnya juga dapat digunakan untuk mengoreksi gambar saat getaran tangan mengganggu bidikan.
Untuk mencetak hasil bidikan, para pengguna bisa langsung menklik fitur pictbridge yang dihubungkan untuk langsung masuk ke printer. Atau jika hasil video yang ditangkap ingin langsung dilihat maka pengguna dapat memanfaatkan fasilitas TV out yang ada pada perangkat untuk langsung menikmati di layar TV.
Ponsel ini juga memiliki berbagai fitur pendukung, seperti kamus bahasa untuk menemani bepergian. Fitur multimedia player untuk entertainment dan bahkan, ponsel kamera ini dapat digunakan sebagai remote control untuk mengoperasikan laptop anda. Belum lagi koneksi bluetooth yang akan memudahkan sistem transfer data dari dan ke laptop.
Kamera ponsel VirtuV F10 ini juga dilengkapi dengan memori internal berkapasitas 87 MB ang dapat ditambah lagi hingga menjadi 4 Gb. Ukuran sebesar itu, cukup memberikan ruang untuk membawa semua hiburan dan data yang anda miliki, setara dengan kapasitas memori laptop.
Untuk memiliki kamera berponsel atau ponsel berkamera ini, pengguna hanya dibebankan biaya sekira Rp3.850.000. Angka yang sebanding dengan harga beli ponsel, plus kamera pocket yang diidam-idamkan.
(Sarie )