Kenapa Banyak Batu Kerikil di Rel Kereta Api? Ini Alasannya

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Selasa 05 Mei 2026 13:23 WIB
Kenapa Banyak Batu Kerikil di Rel Kereta Api? Ini Alasannya (Ilustrasi/Okezone)
Share :

JAKARTA - Kenapa banyak batu kerikil di rel kereta api? Ternyata, bukan tanpa alasan di rek kereta terdapat banyak batu kerikil di rel kereta api. Ini alasan terdapat banyak batu kerikil di rel kereta api. 

1. Batu Kerikil di Rel Kereta

Jika dilihat sekilas, batu-batu tersebut mirip seperti kerikil atau batuan biasa. Namun, ternyata kerikil atau batu-batu yang melapisi rel kereta itu dikenal dengan sebutan track ballast atau pemberat rel.

Dari informasi yang dihimpun, Selasa (5/5/2026), pemberat rel merupakan material yang berupa batu-batuan dan kerikil khusus yang membentuk landasan rel tempat bantalan rel kereta diletakkan dan diikatkan. Bentuk dan tekstur batu-batu pada pemberat rel ini hampir selalu sama di seluruh dunia.

Batu-batu dalam pemberat rel memiliki permukaan yang tidak mulus dan ujung batu yang bergerigi sehingga membuat batu-batu ini saling mengunci satu sama lain dan tetap bertahan di posisinya dalam waktu yang relatif lama.

Penempatan batu-batu dalam pemberat rel ini juga tidak bisa sembarangan. Batu-batu ini dikemas di bawah, di antara dan di sekitar rel kereta. Biasanya ketebalan pemberat rel berkisar antara 25-30 cm. Ketebalannya bervariasi tergantung kondisi tertentu yang berkaitan dengan kondisi alam dan lokasi geografis rel kereta api.

Diketahui, rel kereta terbuat dari baja dan material logam lainnya yang rentan terkena korosi dan berkarat. Hal ini bisa terjadi karena terus-terusan terpapar oleh kondisi alam, termasuk panas dan dan hujan serta tumbuh-tumbuhan yang secara organik tumbuh di sekitar rel dan keausan pada rel yang terjadi secara umum.

Alasan utama di balik kegunaan dan keberadaan dari pemberat rel adalah untuk melindungi sepanjang rel kereta api. Selain itu, berikut beberapa alasan dan kegunaan batu di rel kereta api: 

Menahan Bantalan Rel di Posisinya

Setiap harinya, kereta api kargo dan penumpang melintas di atas rel kereta api tiada hentinya. Rel kereta tersebut harus menahan beban dan tekanan yang besar dari kereta api secara terus-menerus.

Karena alasan ini, pemberat rel hadir untuk menahan bantalan rel tetap bertahan pada posisinya sehingga tidak bergerak ketika kereta api berat melintas. Tanpa pemberat rel, bantalan rel tersebut dapat terlepas dan tidak berfungsi secara maksimal akibat tekanan konstan dari kereta yang melintas.

Peredam Getaran

Getaran yang terjadi ketika sedang menaiki kereta api diakibatkan karena rel kereta api tidak selamanya rata dan memiliki permukaan yang mulus. Pemberat rel mampu menyerap getaran yang disebabkan oleh kereta api yang bergerak. Efek peredam getaran yang dihadirkan batu-batu pemberat rel ini menambah faktor kenyamanan bagi penumpang yang menaiki kereta api.

 

Distribusi Beban

Kereta api, seperti kereta kargo maupun kereta penumpang memiliki massa yang sangat berat. Hal ini memberikan tekanan yang sangat besar pada rel dan bantalan rel kereta api. Namun, karena batu-batu dalam pemberat rel memiliki bentuk dan tekstur yang bergerigi, batu-batu tersebut akan saling mengunci satu sama lain. Karena alasan ini, pemberat rel hadir untuk mendistribusikan secara merata beban yang besar yang diberikan pada rel dan bantalan rel melalui pemberat rel.

Penyerap Kebisingan

Semua orang mengetahui suara yang ditimbulkan ketika kereta api bergerak cukup bising. Batu-batu yang sudah dihancurkan dalam pemberat rel memberikan area permukaan yang lebih besar dibanding bidang datar dan memudahkan penyerapan kebisingan.

Drainase

Kondisi alam tidak bisa sepenuhnya bisa diprediksi. Ketika musim hujan tiba, rel kereta api bisa tergenang air akibat hujan atau massa air yang banyak. Pemberat rel juga mengambil bagian pada faktor ini. Pemberat rel bisa mencegah penyumbatan air atau penumpukan air yang berada di atas atau di sekitar bantalan rel. Hal ini berfungsi untuk melindungi rel yang berasal dari bahan logam agar tidak cepat mengalami karat karena air yang menggenang.

Minimalkan Ekspansi Panas

Pada musim panas, rel kereta api cenderung memuai karena panas. Batu-batu dalam pemberat rel membantu menjaga dan menghambat proses pemuaian panas pada tingkat minimum yang aman, sehingga memastikan keefektifan dan keamanan rel kereta api.

Cegah Tanaman Tumbuh

Ketika naik kereta api pastinya momen yang paling ditunggu adalah melihat pemandangan dari hamparan area yang dipenuhi dengan tanaman hijau, rumput dan pepohonan. Namun, sebenarnya vegetasi tanaman tersebut dapat merusak material rel kereta api. Batu-batu dalam pemberat rel berperan dalam mencegah tumbuhnya vegetasi yang dapat mengganggu struktur dan kekuatan rel.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya