Namun, model tersebut pada dasarnya adalah otak tanpa tubuh untuk dikendalikan. Eon kini menutup celah itu dengan mengintegrasikan otak digital dengan tubuh lalat yang disimulasikan secara fisika menggunakan mesin MuJoCo dari Google DeepMind.
Input sensorik dari lingkungan virtual mengalir ke otak yang diemulasikan, aktivitas saraf menyebar melalui konektom lengkapnya, dan perintah motorik menggerakkan tubuh yang disimulasikan. Perilaku makhluk digital tersebut muncul dari dinamika sirkuitnya sendiri, bukan dari instruksi yang diprogram.
CEO Eon, Michael Andregg, mengatakan bahwa lalat yang diunggah mencapai akurasi perilaku 91% hanya dengan menggunakan pengkabelan konektom, model neuron sederhana, dan “tanpa penyetelan manual, tanpa algoritma pembelajaran tambahan.”