Catat Penjualan 10,8 Juta Unit, Toyota Jadi Produsen Mobil Terlaris di Dunia di 2024

Arya Nur Ananda Putra, Jurnalis
Minggu 02 Februari 2025 12:32 WIB
Foto: Reuters.
Share :

JAKARTA - Toyota mencatat penjualan 10,8 juta unit kendaraan pada 2024, yang berpotensi menjadikannya produsen mobil terlaris di dunia selama 5 tahun berturut-turut. Di tengah sejumlah masalah berpengaruh negatif pada penjualan, catatatn ini semakin memperkuat posisi Toyota sebagai pemimpin industri otomatif global.

Meskipun Toyota tetap di puncak, penjualan globalnya turun 3,7%. Angka ini tidak termasuk penjualan dari anak perusahaannya, Daihatsu, yang membuat mobil kompak dan truk Hino Motors. Penurunan terbesar terjadi di pasar domestik Jepang, yang disebabkan oleh skandal uji sertifikasi, terutama di Daihatsu, yang merusak kepercayaan pelanggan dan mengurangi penjualan.

Sementara itu, perusahaan Jerman Volkswagen Group, yang merupakan saingan utama Toyota, melaporkan penurunan penjualan sebesar 2,3% pada tahun yang sama. Volkswagen hanya dapat menjual sedikit lebih dari 9 juta mobil. Perusahaan ini mencoba mengurangi biaya operasional di dalam negeri dan bertahan dalam perang harga di pasar China.

Angka penjualan kendaraan utama Toyota, termasuk Toyota dan Lexus, juga terkena dampak penurunan tajam di Jepang. Penjualan kedua merek tersebut turun sebesar 1,4% menjadi 10,2 juta unit pada 2024.

 

Namun, berkat tingginya permintaan terhadap kendaraan hybrid di pasar Amerika Serikat, Toyota terus mencetak rekor penjualan meskipun menghadapi kesulitan saat ini. Terutama dalam menghadapi peralihan industri ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan, Toyota berfokus pada segmen hybrid. Meskipun demikian, persaingan harga yang semakin ketat di China mengakibatkan penurunan penjualan Toyota di negara itu hingga 6,9%.

Mobil hybrid berbahan bakar bensin-listrik (BEV) terus meningkat pesat, mencapai 40,8% dari total penjualan Toyota (tanpa Daihatsu dan Hino). Mobil listrik berbasis baterai (BEV) masih memiliki pangsa pasar yang relatif kecil, hanya 1,4% dari total penjualan Toyota. Hal ini menunjukkan bahwa Toyota terus bergantung pada teknologi hybrid sebagai strategi utama dalam transisi menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan, meskipun tren elektrifikasi semakin berkembang.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya