China Sukses Uji Coba Kereta Maglev Super Cepat, Ditargetkan Melaju 1.000 Km per Jam

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 19 Agustus 2024 17:56 WIB
Ilustrasi Kereta Maglev China. (Foto: Shutterstock)
Share :

BEIJING China telah sukses melakukan uji coba lain pada kereta maglev berkesepatan super tinggi, yang direncanakan dapat melaju dengan kecepatan 1.000 kilometer per jam. Meski kecepatan yang luar biasa, yang direncanakan itu belum tercapai, uji coba terbaru ini menunjukkan bahwa impian tersebut kemungkinan dapat terwujud.

Kereta maglev tersebut baru-baru ini menyelesaikan uji coba di jalur pipa sepanjang 2 kilometer dengan lingkungan vakum rendah di provinsi Shanxi, China Utara, menurut laporan Xinhua. Demonstrasi tersebut dilaporkan menunjukkan sistem transportasi canggih tersebut dapat melakukan "navigasi terkendali, suspensi stabil, dan penghentian aman."

Dilansir IFL Science, pengembangan sistem transportasi perintis ini dipimpin oleh China Aerospace Science and Industry Corporation, perusahaan milik negara China yang berada di balik wahana antariksa, kendaraan peluncur, dan sistem rudal negara tersebut.

Sama seperti iterasi teknologi maglev lainnya, sistem kereta berkecepatan sangat tinggi mereka menggunakan levitasi magnetik untuk menghilangkan gesekan antara kereta dan rel, sehingga memungkinkan perjalanan yang lebih mulus dan cepat. Tabung vakum rendah juga mengurangi hambatan udara, sehingga kereta dapat melaju lebih cepat dengan lebih sedikit energi dengan meminimalkan hambatan.

Beberapa media Barat telah melaporkan bahwa sistem transportasi maglev China baru-baru ini mencapai kecepatan 1.000 kilometer per jam dalam demo terbaru, tetapi tampaknya laporan tersebut tidak tepat. Laporan tersebut tidak secara eksplisit menyebutkan kecepatan yang dicapainya, melainkan menyatakan bahwa teknologi transportasi tersebut masih "bertujuan untuk mencapai" kecepatan yang sangat tinggi tersebut.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya