Video Simpanse Sebutkan Kata ‘Mama’ Picu Debat Soal Kemampuan Kera Bicara Bahasa Manusia

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 30 Juli 2024 17:25 WIB
Simpanse. (Foto: Unsplash)
Share :

JAKARTA – Manusia dan simpanse  memiliki hingga, 98,8 persen DNA yang sama, namun kemampuan manusia untuk berbicara, membedakan kita dari primata tersebut.

Ada dua teori mengenai mengapa simpanse mungkin tidak dapat membuat suara ucapan manusia: baik itu masalah fisiologis dalam sistem bibir, lidah, atau mulut; atau mereka tidak memiliki jalur di otak untuk membuat suara. Namun, dengan meninjau rekaman lama, para peneliti telah menantang gagasan bahwa simpanse tidak memiliki dasar untuk bisa berbicara.

Dilansir IFL Science, hewan juga diketahui dapat meniru ucapan manusia, tetapi biasanya hewan tersebut tidak memiliki alat vokal yang sama, seperti paus dan mamalia laut lainnya. Pada bayi manusia, kata-kata seperti "mama" sering kali muncul pertama kali.

Tim peneliti tersebut mengamati video lama dua simpanse bernama Johnny dan Renata yang masing-masing mengucapkan kata "mama". Dalam makalah tersebut, penulis menjelaskan bahwa Johnny tinggal di Suaka Primata Suncoast di Palm Harbor di Florida, Amerika Seriat (AS), dan direkam dalam video rumahan. Ketika ditanya "Bisakah kamu mengucapkan mama?" Johnny tampaknya menjawab dengan tepat.

Dalam kasus Renata, rekaman tersebut berasal dari Universal Newsreel milik Universal Studios yang berjudul Now Hear This! Italians Unveil Talking Chimp yang dirilis pada 1962. Akan tetapi, tim tersebut tidak mengetahui konteks lebih jauh seputar kehidupan Renata atau bagaimana ia diajari berbicara.

Mereka menjelaskan bahwa penelitian sebelumnya didasarkan pada studi ilmiah (yang saat ini tidak memenuhi standar etika) pada kera yang mengalami kesejahteraan hewan yang buruk – mereka menjelaskan bahwa "Subjek dalam studi 'bahasa kera' mengalami trauma, kebutuhan emosional, ekologis, dan sosial mereka tidak terpenuhi", dengan banyak yang diambil dari induk mereka di alam liar dan mengalami "pengabaian dan kekejaman".

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya