Pemerintah Jepang Resmi Cabut Penangguhan Pengiriman Mobil Daihatsu

Muhamad Fadli Ramadan, Jurnalis
Minggu 21 Januari 2024 16:20 WIB
Pemerintah Jepang resmi mencabut larangan penangguhan pengiriman mobil Daihatsu. (Foto: Japan Times)
Share :

JAKARTA - Hasil investigasi yang dilakukan terkait isu uji tabrak keselamatan pada beberapa produk mobil Daihatsu selesai dilakukan. Kementerian Pertahanan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata (MLTI) Jepang resmi mencabut penangguhan pengiriman lima mobil dari Toyota, Daihatsu, dan Mazda dinyatakan aman dan telah memenuhi standar keselamatan.

Kelima model mobil yang sempat dicabut penangguhan distribusinya adalah Toyota Probox, Mazda Familia Van, Daihatsu Gran Max Cargo, Toyota Town Ace Van, dan Mazda Bongo Van. Kini mobil-mobil itu bisa didistribusikan kembali ke sejumlah negara tujuan ekspor.

Minggu (21/1/2024), MLTI Jepang memastikan lima model tersebut telah memenuhi standar Undang-Undang Kendaraan Angkutan Jalan. Penangguhan pengiriman dilakukan setelah Daihatsu terbukti melakukan pemalsuan hasil uji tabrak. Ini membuat Daihatsu melakukan tes uji tabrak kembali untuk memastikan keamanan mobilnya bagi penumpang.

Daihatsu kemudian mengatakan bakal terus melakukan evaluasi terkait dengan keamanan model mobil mereka. Ini bertujuan memuaskan pelanggan mereka dan memastikan keselamatannya. akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan, seperti melakukan pengujian dengan otoritas sertifikasi yang hadir, sesuai dengan indikasi dari MLIT.

Daihatsu juga mengaku akan secara hati-hati memastikan bahwa pelanggan dapat mempercayai kendaraan mereka untuk mendukung kehidupan sehari-hari sebagai sebuah perusahaan.

"Saat melanjutkan pengiriman dan produksi, kami akan berkomunikasi erat dengan perusahaan penjualan dan pemasok terkait serta melakukan persiapan untuk menghindari kebingungan," tulis Daihatsu dalam keterangan mereka.

Skandal Daihatsu Mencuat

Pada Rabu (20/12/2023) Daihatsu Motor mengumumkan menunda pengiriman semua kendaraan, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Langkah tersebut diambl usai anak perusahaan Toyota itu menemukan, bahwa sebagian besar model mobilnya terdampak skandal uji keselamatan kendaraan yang tidak sesuai.

Produsen mobil ini mengakui pada awal tahun ini terjadi manipulasi data dalam uji keselamatan untuk enam modelnya, termasuk yang dijual di Thailand dan Malaysia. Daftar Mobil yang Terdampak Skandal Daihatsu, Salah Satunya Avanza

"Kami telah mengkhianati kepercayaan pelanggan kami, semua kesalahan ada pada manajemen”, ujar Presiden Daihatsu, Soichiro Okudaira, dalam keteranganya, dikutip Kamis (21/12/2023).

(Maruf El Rumi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya