JAKARTA - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) gelar analisis forensik digital guna merespons kasus Kebocoran data Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Dalam penanganan insiden siber yang terjadi di KPU, BSSN sedang melakukan analisis dan forensik digital dari sisi aplikasi dan server untuk mengetahui root couse dari insiden siber yang terjadi," kata Juru Bicara BSSN, Ariandi Putra, Jumat (1/11/2023).
Ariandi menyebut, pihaknya telah berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak KPU terkait upaya investigasi berkenaan dengan kebocoran data yang dialami guna mencari tahu penyebab terjadinya kebocoran data.
BACA JUGA:
"BSSN senantiasa berkoordinasi intens dengan pihak KPU dan siap untuk memberikan asistensi serta rekomendasi peningkatan keamanan terhadap sistem informasi milik KPU," tuturnya.
Lebih lanjut hasil investigasi serta perkembangan tindak lanjut dari dugaan insiden kebocoran data nantinya akan diungkapkan secara langsung oleh KPU selaku penyelenggara sistem elektronik.