Perlu diketahui, selain masalah perang teknologi, Apple disebutkan tidak mau terlalu ketergantungan dengan China. Pasalnya pengiriman pasokan iPhone sempat terhambat akibat lockdown Covid-19 di Negeri Tirai Bambu beberapa waktu lalu.
Di sisi lain, Apple juga nampak akan mulai melakukan pemetaan produksi perangkat mereka. Seperti diberitakan Okezone Techno, mereka juga berencana akan mengenjot pabrik di China untuk memproduksi Apple Vision Pro.
Meski begitu, Apple juga tampak berhati-hati dengan situasi hubungan AS-China, yang bisa saja mempengaruhi produksi perangkat mereka di masa depan. Di sisi lain, Foxconn juga masih mempertahankan sebagian besar produksi mereka di China seperti di Zhengzhou, Provinsi Henan.
(Saliki Dwi Saputra )