Google Diduga Lelang Harga Iklan Secara Ilegal

Redaksi, Jurnalis
Kamis 05 Oktober 2023 11:21 WIB
Google (Foto: Reuters)
Share :

Juda dengan tegas mengatakan tidak setuju atas pernyataan tersebut. Sedangkan Juda mengakui adanya “penyetelan” yang mungkin akan berdampak pada harga.

Juda mengklaim bahwa salah satu komponen yang dapat "disetel" adalah formula sederhana yang menetapkan nilai jangka panjang iklan, atau LTV, berdasarkan tawaran yang diajukan, rasio klik-tayang yang diantisipasi, atau berapa banyak orang yang mungkin mengkliknya, dan kualitas iklan dan situs web yang ditautkan.

Meski Google membantah tim kualitas iklan mereka dapat menaikkan harga secara sepihak, namun Juda meresa jika perubahan pada penjualan iklan yang telah dilakukan memang akan meningkatkan biaya yang dibayarkan pengguna kepada pemasar untuk setiap klik.

Polemik ini menjadi perhatian banyak pemilik situs web maupun pengiklan. Pasalnya mereka menilai divisi periklanan Google kurangnya transparansi dan menuduh menyedot terlalu banyak uang.

Kesaksian mengenai periklanan merupakan perubahan dari kesaksian sebelumnya yang berfokus pada miliaran dolar yang dihabiskan Google untuk mempertahankan mesin pencarinya sebagai default di ponsel pintar dan perangkat lainnya. (Taja Aurora Bianca)

(Saliki Dwi Saputra )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya