Tips Mudah Memeriksa Rangka Sepeda Motor, Nomor 5 Perlu Diperhatikan

Redaksi, Jurnalis
Jum'at 25 Agustus 2023 22:25 WIB
Cara memeriksa rangka sepeda motor. (Doc. Honda)
Share :

JAKARTA - Ketahanan rangka motor kini jadi sorotan banyak orang, isu ini bergulir setelah ada keluhan rangka Enhanced Smart Arcitechture Frame (eSAF) Honda yang dituding mudah berkarat, keropos bahkan hingga patah.

Berbagai kasus satu persatu terungkap, dan langsung tuai reaksi netizen hingga viral. Lantas bagaimana cara memeriksa rangka sepeda motor? Simak ulasanya berikut ini, dikutip dar Gerakan Nasional Indonesia Kompeten, Jumat (25/8/2023).

Tips Pemeriksaan Rangka Sepeda Motor

1. Karatan pada Rangka

Karatan pada rangka terjadi karena cat yang mengelupas akibat tergores, benturan benda tajam, dan keciprat bahan kimia (air keras, accu zuur, minyak rem).

Logam atau besi yang terbuka dan bersinggungan langsung dengan udara akan menimbulkan karat. Karat yang masih tergolong ringan dapat dihilangkan dengan cat dibersihkan dengan sikat kawat terlebih dahulu lalu diamplas sampai bersih, dan selanjutnya dioles cat yang sewarna.

2. Kebengkokan pada Rangka

Ada dua kemungkinan terjadinya kebungkukan pada rangka, pertama karena proses dari pabrikan (sangat kecil kemungkinán dan jarang terjadi) dan kedua akibat salah pemakaian.

Kebengkokan rangka yang diakibatkan oleh salah pemakaian diantaranya, kecelakaan pada sepeda motor seperti terjatuh, tabrakan, angkat beban yang berlebihan, dan kondisi jalan yang rusak parah.

Kebengkokan rangka sepeda motor ini harus menjadi perhatian seorang pengendara sepeda motor maupun teknisi pada saat melakukan pemeriksaan dan perawatan sepeda motor. Kebengkokan rangka salah satunya dapat diketahui dari posisi rangka yang miring atau tertekuk.

3. Stang Kemudi tidak lurus

Akibat dari kendaraan terjatuh atau tabrakan yang tidak begitu parah, salah satunya akan menyebabkan stang kemudi sebelah kiri dan kanan bengkok.

Akibatnya pengendalian sepeda motor menjadi tidak stabil. Pemeriksaan dapat difokuskan kepada suspensi depan (kiri-kanan), stang kemudi, dan steering steam (poros kemudi).

Apabila ada komponen yang tidak normal lakukan perbaikan dengan cara press atau lakukan penggantian.

4. Kemiringan roda depan dan belakang

Pada saat mengendarai sepeda motor apabila susah lurus atau cenderung narik ke kiri atau ke kanan, itu tandanya kondisi sepeda motor miring atau sudah tidak sejajar antara roda depan dengan roda belakang.

Untuk memastikan roda depan dan belakang center, tariklah benang dari garis tengah ban belakang ke garis tengah ban depan, pastikan sejajar dan tidak miring.

5. Pemeriksaan keretakan kerangka

Retak dapat ditandai dengan timbulnya getaran yang tidak wajar pada sepeda motor seiring dengan tarikan gas. Selain itu sepeda motor tiba-tiba susah dikendalikan saat melaju kencang.

Sebenarnya timbul getaran yang hebat/tidak wajar dapat juga disebabkan oleh kendornya salah satu atau lebih baut pengikat mesin.

Tetapi apabila dicek ternyata masih kencang ikatannya, maka kemungkinan penyebabnya adalah adanya retak pada rangka sepeda motor.

Retak pada sepeda motor dapat disebabkan oleh karat yang ada, angkut beban yang berlebihan, pernah tabrakan atau cacat dari pabrikan, meskipun kasus ini kemungkinan kecil terjadi.

Cara mendeteksi retakan dapat dilakukan dengan mengupas cat dengan cara dikerok dan menyemprotkan cairan khusus (penetrant) pada bagian yang dicurigai retakan.

Sementara itu, apabila terjadi retak yang ringan dapat diatasi dengan cara dilas dan diberi pelat penguat tambahan. Akan tetapi apabila retaknya sudah berat, sebaiknya rangka diganti oleh yang baru atau bekas tetapi masih layak pakai.

Viranika Tria Anggraini

(Imantoko Kurniadi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya