GURITA tergolong ke dalam hewan molsuka yang menghuni wilayah perairan. Hewan ini mudah dikenali dari wujud fisiknya berkepala bulat, mata besar, dan lengannya berjumlah delapan.
Bicara soal gurita, sudah bukan rahasia lagi bahwa mereka punya kemampuan pertahanan diri yang cukup baik dan unik. Mereka bisa berkamuflase di lingkungannya dan akan mengeluarkan tinta hitam saat merasa terancam demi mengelabui predator.
Namun disisi lain, hewan ini juga terbilang aneh. Tidak hanya dari penampakannya, gurita juga punya organ tubuh yang tidak biasa. Diketahui bahwa pada tubuhnya terdapat 9 otak dan 3 jantung. Lantas apa alasan organ tubuh aneh pada gurita ini?
Dikutip dari Animals FYI, alasan sederhananya karena konfigurasi otak ini membantu gurita menggunakan lengannya lebih cepat dan efisien. Menariknya, gurita memiliki otak mini di setiap lengannya selain otak pusat. Mereka bisa mencari makanan dengan cepat karena setiap lengan punya kemampuan untuk bertindak secara mandiri.
Faktanya, sebagian besar neuron ada di otak lengan. Artinya lengan dapat merasakan, menyentuh, dan bergerak secara mandiri tanpa bimbingan oleh otak pusat.
Karena setiap lengan punya otak mini, maka otak pusat berfungsi sebagai kontrol dan hanya mengirimkan sinya tingkat tinggi ke lengan. Peneliti telah menemukan bahwa otak pusat memiliki 180 juta neuron di otak.
Sementara masing-masing lengan gurita dikendalikan sistem saraf kompleks yang lebih dari 40 juta neuron yang terkait dengan pengisap, kromatofor, dan sensor kimiawi. Tidak hanya 9 otak, kehidupan gurita juga ditopang oleh 3 buah jantung di dalam tubuhnya. Tentunya ketiga jantung ini memiliki peranannya masing-masing.
Dikutip dari Live Science, seorang ahli biologi gurita Universitas Walla Walla Washington, Kirt Onthank mengatakan bahwa jantung terbesar gurita disebut jantung sistemik. Jantung ini tepat terletak di tengah tubuhnya.