JAKARTA – Harga jual kembali merupakan salah satu pertimbangan calon pembeli mobil baru di Indonesia. Nilai jual kembali mobil bekas juga ditentukan oleh banyak faktor, seperti ketersediaan suku cadang, bengkel, dan harga sparepart.
Calon pembeli mobil takut jika suatu saat harga mobil bekas tersebut anjlok atau terlalu jauh dari harga barunya ketika ingin menjual mobil itu di kemudian hari.
Tidak heran banyak pembeli mobil cenderung memilih mobil yang banyak digunakan oleh kebanyakan orang. Di sisi lain, ada beberapa mobil yang punya harga jual tinggi namun jeblok ketika dijual lagi.
1. Mercedes-Benz CLS C-Class 1994
Mobil ini dulunya memiliki harga yang relatif mahal. Hanya kalangan tertentu saja yang bisa memilikinya. Meski menawarkan kemewahan, namun harga jual kembali mobil buatan Jerman itu cukup rendah.
Tapi, saat ini mobil tersebut dibanderol dengan harga yang sangat murah, bahkan setara dengan harga Honda Vario 160. Dari pantauan berbagai laman jual-beli mobil bekas online, Mercedes-Benz CLS C-Class lansiran 1994 dibanderol mulai Rp28 juta.
2. Nissan Elgrand 2011
Nissan Elgrand merupakan salah satu penantang Toyota Alphard. Mobil ini masuk dalam segmen big MPV premium. Mobil ini juga menawarkan kenyamanan dan kemewahan dengan desain yang modern.
Namun, Nissan Elgrand tak memiliki banyak peminat karena harga separepartnya relatif mahal dan sulit didapat. Sebenarnya hal ini wajar, mengingat mobil ini berstatus completely built up (CBU) atau diimpor sepenuhnya dari Jepang.
Saat diluncurkan, Nissan Elgrand dibanderol Rp1 miliar. Tapi, sekarang Anda dapat membelinya dengan harga Rp200 jutaan untuk keluaran tahun 2011.
3. Honda Odessey 2010
Honda Odessey lansiran 2010 atau RB 3 ini juga memiliki nilai jual yang relatif rendah. Harga jual mobil yang juga turun di segmen MPV premium dengan fitur-fitur mewah ini memiliki hanya Rp100 jutaan.
Mobil ini dibekali mesin K24 dengan 4 silinder segaris berkapasitas 2.454 cc, 16 katup, i-VTEC+DBW+Torque Boost Resonator. Mesin ini menghasilkan tenaga 180 PS pada 6.500 rpm dan torsi puncak 220 Nm pada 4.500 rpm.
Honda Odyssey lansiran 2010 memiliki kursi tiga baris yang dapat menampung 7 orang penumpang. Kursinya menggunakan bahan berkualitas dan dilapisi dengan kulit. Sedangkan kursi khusus pengemudi diberi fitur elektrik 8 arah yang memudahkan mengatur posisi duduk.
4. Ford Fiesta
Ford Fiesta merupakan mobil hatchback yang punya desain sporty dan elegan. Mobil ini jadi penantang Honda Jazz dan Toyota Yaris. Harga jual kembali mobil ini jeblok lantaran ada beberapa kelemahan, yakni transmisi otomatisnya kerap bermasalah. Kerusakan yang sering terjadi pada mobil ini adalah bagian transmisi.
Terlebih lagi pada saat itu, Ford juga hengkang dari Indonesia sehingga sulit mendapatkan perbaikan dan sparepart. Untuk lansiran 2011, Ford Fiesta dibanderol Rp50 juta. Bahkan, untuk keluaran 2016 memiliki harga Rp90 jutaan.
5. Chevrolet Captiva
Mobil SUV satu ini juga memiliki nilai jual kembali yang sangat rendah dibandingkan harga barunya. Harga Chevrolet Captiva turun karena sangat sulit mendapatkan suku cadang. Harga suku cadang mobil ini dinilai terlalu mahal.
Pengunduran diri Chevrolet dari Indonesia pada 2020 lalu juga menyebabkan harga jual kembali mobil mereka di Tanah Air turun drastis. Bahkan, saat ini Captiva ada yang dibanderol Rp90 jutaan dengan kualitas yang masih bagus.
(Citra Dara Vresti Trisna)