Profesor Hut menyebut bahwa kemampuan ini merupakan lompatan nyata dibandingkan dengan apa yang telah dilakukan sebelumnya, yang biasanya berupa satu kata atau kalimat pendek.
Ia mengaku telah mendapatkan model untuk memecahkan kode bahasa berkelanjutan untuk waktu yang lama dengan ide-ide rumit, walau tetap ada kekhawatiran AI ini akan jatuh ke tangan yang salah.
"Kami menanggapi dengan sangat serius kekhawatiran bahwa ini dapat digunakan untuk tujuan yang buruk dan telah berupaya untuk menghindarinya. Kami ingin memastikan orang hanya menggunakan jenis teknologi ini saat mereka menginginkannya dan itu membantu mereka," timpal Tang.
(Martin Bagya Kertiyasa)