Anjing biasanya memiliki perilaku yang unik. Sudah pemandangan biasa ketika melihat anjing buang air kecil sambil mengangkat sebelah kakinya.
Sebenarnya, secara anatomi anjing bisa buang air kecil tanpa harus mengangkat kakinya. Salah satu teknik yang bisa digunakan yaitu dengan berjongkok misalnya, atau disebut squat and pee.
Namun rata-rata anjing selalu mengangkat sebelah kakinya, baik itu anjing dewasa maupun yang masih kecil. Lantas apa alasan mereka melakukannya?
Dilansir dari Mental Flos, alasan paling umumnya hal ini berkaitan dengan cara anjing komunikasi jarak jauh antara satu sama lain. Anjing menganggap buang air kecil merupakan cara untuk menandai wilayahnya.
Dengan mengangkat satu kaki, anjing memperlancar dan mengarahkan aliran urin ke permukaan vertikal dengan lebih baik. Tempat seperti ini disukai anjing karena membuat bau urinnya bertahan lebih lama.
Apabila anjing buang air kecil dengan cara berjongkok atau merentangkan kakinya ke belakang, aliran urinnya akan langsung mengarah ke tanah dan meresap. Dengan begitu, bau urinnya akan hilang secara instan.
Kemudian pada anjing yang masih kecil, mengangkat kaki saat buang air kecil membuat mereka seolah-olah lebih besar dari aslinya. Hal ini semacam gertakan pada anjing yang lebih besar untuk masuk ke wilayahnya.
Banyak anjing yang buang air kecil dengan cara berjongkok atau menjulurkan kaki. Namun, mereka mulai mengangkat kakinya saat memasuki usia pubertas.
Tidak hanya pada anjing jantan, anjing betina pun melakukan hal yang sama meski tidak menyemprotkan urinnya terlalu tinggi. Urin anjing juga berisi informasi bagi anjing lainnya. Mulai dari kesehatan, jenis kelamin, hingga tingkat stres.
(DRA)
(Andera Wiyakintra)