3. Uakari botak
Hewan ini sangat mudah dikenali karena wajahnya yang berwarna merah terang, kepala botak, bulu lebat, dan ekor yang sangat pendek. Uakari botak diketahui menghuni hutan Amazon.
Wajah merah uakari botak diyakini karena akibat malaria yang merupakan penyakit umum di hutan Amazon. Menariknya, warna wajah ini dijadikan acuan untuk mencari pasangan.
Semakin merah wajahnya, maka dianggap menunjukkan kesehatan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi lawan jenisnya. Sebaliknya, jika warnanya pucat dianggap tidak memiliki kekebalan tubuh yang baik dan diacuhkan dari kelompok mereka.
4. Tamarin kaisar
Tamarin kaisar merupakan primata yang berukuran cukup kecil dengan panjang tubuh 23 sampai 26 cm. Hewan ini begitu menggemaskan karena kumisnya yang panjang berwarna putih bagaikan seorang kaisar kerajaan.
Kumisnya ini disebut sangat mirip dengan Kaisar Jerman, Wilhelm II. Tamarin kaisar muda dibedakan dengan ukurannya yang terlihat lebih kecil dan kumis yang lebih pendek.
5. Mandrill
Mandrill memiliki moncong yang sangat panjang, alis yang menonjol, dan ekor yang pendek hampir tidak ada.
Hal yang paling mencolok adalah kombinasi warna merah di hidung dan mulut serta warna biru pada pipinya, menjadikan wajah primata ini seperti menggunakan makeup.
Hal yang sama juga dapat ditemukan di bagian bokong mereka. Tanda ini memiliki fungsi sosial yang sangat penting.
(DRA)
(Andera Wiyakintra)