Bahkan, menurut dia, banyak mobil-mobil baru yang dijual lebih murah dengan mengesampingkan performa. Aji menambahkan, pada awal dipasarkan, pabrikan mobil mengejar luxury dan performance.
“Kalau sekarang kan banyak mobil yang diproduksi hanya untuk ngejar ekonomi, ngejar murah, go green. Jadi kalau untuk fun, terus nyaman, mungkin mobil dulu tuh menarik juga,” ungkapnya.
Aji menilai, bisnis mobil bekas tidak jauh berbeda dengan mobil baru. Namun, menurut dia, agak sedikit tricky karena ia harus menjual mobil yang tetap berkualitas meski dalam kondisi bekas. Oleh karena itu, sebagai pemain berpengalaman, ia dituntut lebih teliti dalam menerima mobil bekas.
(Citra Dara Vresti Trisna)