YouTube umumkan pihaknya akan melonggarkan aturan kata-kata senonoh dan monetisasi kontroversial yang diperkenalkan menjelang akhir tahun lalu.
Seperti yang dilansir dari TechCrunch, pembaruan baru pada kebijakan YouTube tersebut, memungkinkan para kreator untuk menggunakan kata-kata kotor atau kasar dengan tingkat sedang dan berat tanpa risiko demonetisasi.
Kebijakan yang mulanya diperkenalkan pada bulan November 2022 lalu, akan menandai video apa pun yang menggunakan kata-kata tidak senonoh dalam 15 detik pertama video, dan membuatnya tidak memenuhi syarat untuk bisa dimonetisasi, yang berarti YouTube tidak akan menayangkan iklan di video seperti itu.
Dengan adanya aturan tersebut, beberapa kreator mengatakan mereka telah kehilangan status monetisasi. Namun, YouTube mengatakan pada bulan Januari 2023 lalu, bahwa mereka berencana untuk membuat aturan baru.
Meski aturan baru yang longgar tidak mengembalikan perubahan tersebut ke kebijakan lama platform, YouTube membuat beberapa perubahan yang memungkinkan pembuat konten memenuhi syarat untuk iklan terbatas, apabila mereka memakai kata-kata kotor yang cukup "berat" dalam beberapa detik pertama video.