Sejarah PO Bus ESTO: Kejayaan Kodok Ijo Salatiga yang Redup karena Utang

Cita Zenitha, Jurnalis
Senin 02 Januari 2023 18:38 WIB
Bus Kodok Ijo PO ESTO. (Foto: FB/Indonesia Tempo Doloe)
Share :

Baru pada tahun 1923, Kwa Tjwan Ing mengubah nama dari Kwa Tjwa Ing menjadi Eerste Salatigasche Transport Onderneming (ESTO) yang berarti “Perusahaan Pertama di Salatiga”.

Menginjak tahun 1930, Kwa Tjwan Ing menyerahkan perusahaan transportasi itu kepada sang anak, Kwa Hong Po (Winata Budi Dharma). Di bawah kepemimpinan sang anak, PO ESTO semakin berkembang.

Trayek bus ini juga berubah, yakni dari Kutoarjo, Kendal, Bringin, Semarang, Solo, Magelang, Suruh, Ambarawa, Sragen, Purworejo, Kudus dan Pati. Bahkan, armada PO ESTO berkembang menjadi 100 unit.

Namun, tampaknya kecemerlangan PO ESTO juga redup di tangan generasi kedua. Pada tahun 1930-1940 PO ESTO mengalami masalah ekonomi hingga terpaksa menjual satu per satu bus miliknya untuk menutupi utang.

Demikian sejarah PO Bus ESTO yang sangat terkenal di Salatiga. Semoga bermanfaat.

(Citra Dara Vresti Trisna)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya