Awalnya semakin tinggi kandungannya, tentunya kentut akan semakin bau. Tetapi kalau tingkat kandungannya super banyak hingga mencapai H2S 30 ppm, di mana zat tersebut 30 kali lipat dibanding kentut biasa, itu tidak akan tercium bau busuk, namun justru akan tercium bau manis, yang saking manisnya bisa menyebabkan mual.
Bahkan kalau kandungannya itu lebih tinggi lagi yang mencapai H2S 100 ppm atau setara dengan 100 kali lipat dibanding kentut biasa, seseorang tidak akan mencium bau busuk, manis, asam atau bau apapun itu, karena indera penciuman akan rusak.
Namun saat kandungannya 1.000 kali lipat dari kentut orang biasa, maka orang yang menghirup gas tersebut bisa langsung tewas di tempat.
Kendati demikian, tenang saja, tentu nyatanya manusia tidak akan mungkin menghasilkan kentut sebanyak itu.
Meski begitu, ada hewan lain yang memanfaatkan kentut buat jadi senjata.
Contohnya ular karang Sonoran, gas dari saluran pembuangannya dan ditembak dengan suara meledak-ledak bisa membuat predator kabur. Selain itu, terdapat juga larva serangga yang bernama beaded lacewing yang saking baunya kentut mereka bisa membunuh rayap untuk dimakan.
(Ahmad Muhajir)