Keluhan Warga Pasca Siaran TV Analog Dimatikan, Gambar Masih Buruk dan Harga STB Naik

Tim Okezone, Jurnalis
Jum'at 11 November 2022 14:24 WIB
Keluhan warga pasca siaran TV analog dimatikan, gambar masih buruk dan harga STB naik (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - Sejumlah warga mengeluh dengan kebijakan mematikan siaran televisi (TV) analog, sebab kualitas gambar masih buruk meski sudah memasang set top box (STB).

Aryo, 40, warga RT 4 RW 4 Jalan Musholla, Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mengaku langsung membeli STB seharga Rp250 ribu begitu analog switch off (ASO) diberlakukan pada 2 November 2022 lalu.

Dia juga membeli antena digital Rp100.000. Pesawat TV-nya keluaran baru ettapi belum mendukung siaran digital.

Namun, dia kecewa lantaran kualitas gambar dan suara tidak sebaik yang dikampanyekan oleh pemerintah.

“Begitu dipasang, hanya ada lima channel TV. Setelah diotak-atik, beberapa channel lainnya muncul. Gambarnya memang terang, bagus. Tapi sering nge-lag (patah-patah),” ungkapnya kepada MNC Portal, Jumat (11/11/2022).

Sinyal yang diterima juga sering hilang alias “no signal”. Aryo harus meninggikan antenanya agar dapat menangkap lebih banyak channel TV.

“Akhirnya kami lebih banyak nonton YouTube saja di TV itu,” ungkap dia.

Menanggapi hal ini, Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Mulyadi mengimbau masyarakat agar teliti ketika membeli perangkat STB.

“Hati-hati, harus STB yang sudah tersertifikasi untuk memberikan jaminan kesesuaian teknologi, spesifikasi teknis dan keamanannya sehingga dapat menangkap siaran TV Digital di Indonesia secara optimal,” katanya kepada MPI.

Sementara itu, sejumlah pemilik toko di Pusat Elektronik Glodok, Jakarta Utara, memastikan bahwa STB yang mereka jual sudah mendapat sertifikasi Kemenkominfo.

Santoso, pemilik Toko Solution Electronik, menyatakan bahwa alat yang dijualnya asli.

"Kami langsung beli ke toko pusat mereknya (merek Matrix) di kawasan Daan Mogot, Jakarta. Dan bisa dicek serta diprogram dulu sebelum dibeli. Di dusnya ada bukti sertifikasi," tuturnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya