Ini 5 Perbedaan Siaran TV Analog dan Digital yang Tak Banyak Orang Tahu

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis
Senin 07 November 2022 11:15 WIB
Ini 5 perbedaan siaran TV analog dan digital yang tak banyak orang tahu (Foto: Unsplash)
Share :

JAKARTA - Ada lima perbedaan siaran televisi (TV) analog dan digital yang tidak banyak orang tahu. Pada 2 November 2022 lalu, secara serentak siaran televisi yang ada di seluruh Indonesia terlebih wilayah Jabodetabek beralih dari sistem analog ke digital.

Program yang sesuai dengan Undang-undang no. 11/2020 tentang Cipta kerja tersebut, disebut Analog Switch Off (ASO). Meski begitu, masyarakat tidak perlu khawatir, sebab untuk pemilik TV analog tetap dapat menikmati tayangan dengan bantuan set box.

Hanya saja, masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui perbedaan antara siaran TV analog dan digital. Berikut lima perbedaan siaran TV analog dan digital  yang dirangkum dari berbagai sumber:

1. Sistem Teknologi yang Berbeda

Perbedaan yang pertama, siaran analog menggunakan teknologi lama yang dirancang untuk suara, sementara siaran digital untuk transmisi suara dan data.

Seperti contoh kemajuan sistem teknologi pada televisi atau dikenal TV. Perbedaam  antara TV analog dan digital yang paling mudah dapat dilihat dari bentuknya. TV analog identik dengan bentuknya yang bongsor (panjang dan lebar ke belakang), TV ini lebih dikenal dengan TV tabung.

Meski identik dengan TV tabung, TV analog juga ada yang layar datar (LCD/LED). Untuk menangkap siaran digital, TV analog membutuhkan bantuan STB.

TV digital identik dengan Smart TV hanya saja perlu tersedia pilihan DTV pada saat akan melakukan pencarian saluran TV. Ciri utamanya memiliki sistem pemancar DVB-T/T2.

2. Sinyal

Pada siaran analog, sinyal yang dipancarkan berupa sinyal analog yang akan ditangkap oleh antena. Siaran digital menggunakan sinyal sistem siaran digital.

TV analog diketahui terbatas menerima sinyal antena UHF yang masih berbentuk analog, sehingga rentan mengalami noise, gangguan, dan distorsi. Sementara TV digital terkait sinyal mampu memproses baik dari sinyal digital maupun analog.

3. Pemancar TV

Siaran analog bergantung pada kedekatan perangkat televisi dengan menara pemancar. Kualitas gambar dan suara siaran analog akan semakin jernih jika perangkat berada semakin dekat dengan pemancar.

4. Kualitas Gambar

Kualitas gambar pada tv analog dan digital berbeda. Ini disebabkan perbedaan teknologi yang digunakan membuat siaran analog masih terdapat gangguan atau noise. Sementara pada siaran digital, tayangan bersih dan suara jernih.

5. Biaya

Biaya penyiaran yang dibutuhkan pada siaran analog lebih tinggi dibandingkan siaran digital.

Itulah lima perbedaan siaran TV analog dan digital yang tak banyak orang ketahui. Semoga bermanfaat!

(Ahmad Muhajir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya