JAKARTA – Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Johannes Loman memastikan bahwa calon konsumen yang membeli kendaraan di pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2022 tidak perlu inden.
Menurut Loman, kelangkaan chip semikonduktor yang sempat melanda beberapa bulan lalu membuat konsumen harus menunggu beberapa bulan untuk mendapat motor yang diinginkan.
Loman memastikan kelangkaan chip semikonduktor sudah teratasi menjelang IMOS 2022 dan produksi sepeda motor sudah berjalan normal.
“Kalau melihat dari member AISI, masalah chip semikonduktor ini sudah teratasi. Jadi, untuk di IMOS diharapkan tidak perlu inden terlalu, kecuali mungkin untuk tipe-tipe CBU atau tipe tertentu saja,” kata Loman beberapa waktu lalu.
Menurutnya, IMOS 2022 bakal menunjang serta menstimulus ekonomi dan menggairahkan industri sepeda motor di Indonesia. Kehadiran teknologi-teknologi terbaru, lanjut Loman, membuat pasar otomotif menjadi lebih baik.
Ia berharap IMOS 2022 dapat menjadi ajang produsen sepeda motor memamerkan produk terbarunya sehingga dapat meningkatkan daya tarik pengunjung.
Pada kesempatan yang sama, Chief Marketing Officer & Project Leader IMOS FIF Group 2022 Anthony Sastro Jopoetro mengatakan, pameran sepeda motor ini akan ditunjang dengan berbagai program yang telah disiapkan FIF Group.
“Kami sudah mempersiapkan program promo-promo terbaik, baik itu untuk tipe-tipe tertentu maupun yang lainnya. Jadi promo itu sudah kami godok, baik dari segi angsuran maupun DP atau uang mukanya seperti apa,” kata Anthony.