Perusahaan berikutnya yang ikut meninggalkan Rusia adalah Toyota. Pabrikan kendaraan ini telah mengakiri operasi manufaktur sejak akhir bulan lalu.
Pabrikan mobil ini menilai belum melihat indikasi untuk kembali ke Rusia. Meski begitu Toyota mengaku bakal tetap membantu karyawan dengan memberi pelatihan dan pekerjaan.
(Citra Dara Vresti Trisna)