Seperti diketahui, BMW juga pernah memproduksi mesin dengan empat silinder pada varian M, yakni M3 E30 keluaran 1986-1991. Mobil 4-silinder itu dianggap punya peranan cukup besar bagi pertumbuhan BMW.
“Tentu saja E30 M3 memainkan peran penting dalam membangun merek M (bahkan mobil F1 BMW saat itu bermesin 4 silinder), tapi itu hampir 40 tahun yang lalu, dan banyak yang telah berubah dari waktu ke waktu,” tambah perwakilan BMW.
Keputusan BMW M mempertahankan mesin enam silinder dan V8 dianggap berkaitan dengan karakter untuk memperkuat perbedaan dengan rivalnya.
(Citra Dara Vresti Trisna)