JAKARTA – Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyatakan tidak dapat menjamin penjualan sepeda motor kembali normal dalam waktu singkat.
Ketua Umum Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI) Johannes Loman menyebutkan, butuh waktu beberapa tahun mencapai angka penjualan hingga 6,5 juta unit sepeda motor seperti di tahun 2019.
Loman mengungkapkan, penjualan motor menurun tajam hingga 50% saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia pada tahun 2020. Setelah dua tahun berlalu, penjualan motor kembali merangkak naik meski masih jauh dari pencapaian tahun 2019.
“Kalau di atas kertas sih kita lihat normal, ya. Tapi itu kan tergantung kondisi dunia, bukan hanya di Indonesia. Ya, mudah-mudahan aman sih semuanya. Saya kira tahun depan belum bisa mencapai angka enam juta,” kata Loman saat ditemui di Jakarta, Selasa (11/10/2022).
Loman menilai, penurunan angka penjualan diprakirakan terjadi karena inflasi yang terjadi di seluruh dunia dan membuat daya beli masyarakat menurun.