Dampak Krisis Iklim, Tanaman Makin Banyak Dimakan Serangga Meski Populasinya Menurun

Maryam Nurfauziah, Jurnalis
Rabu 12 Oktober 2022 15:11 WIB
Dampak krisis iklim, tanaman makin banyak dimakan serangga meski populasinya menurun (Foto: iStock)
Share :

Menurutnya, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan penyebab yang tepat. Tetapi, iklim yang memanas, urbanisasi, dan spesies invasif kemungkinan besar memberikan berdampak besar.

Para peneliti juga berhipotesis bahwa manusia telah memengaruhi frekuensi dan keragaman kerusakan serangga di dalam hutan modern, dengan dampak manusia yang paling besar terjadi setelah revolusi industri.

“Konsisten dengan hipotesis ini, spesimen herbarium dari awal 2000-an adalah 23 persen lebih mungkin untuk memiliki kerusakan serangga daripada spesimen yang dikumpulkan pada awal 1900-an. Pola yang telah dikaitkan dengan pemanasan iklim,” paparnya.

Serangga dan tanaman yang mereka makan telah terlibat dalam pertempuran evolusioner bersama selama jutaan tahun untuk makan atau tidak dimakan.

Adanya penelitian ini, menunjukkan kekuatan pengaruh manusia pada interaksi tanaman dan serangga tidak dikendalikan oleh perubahan iklim saja, melainkan cara manusia berinteraksi dengan lanskap terestrial.

Para ahli khawatir, suhu yang lebih hangat dapat memberikan keseimbangan yang menguntungkan serangga dan menimbulkan bahaya bagi tanaman dan petani yang merawatnya.

Tidak seperti hewan, tumbuhan tidak dapat lari atau bersembunyi dari pemangsa. Diperkirakan produktivitas pertanian harus berlipat ganda dalam 30 tahun ke depan untuk memenuhi permintaan.

Sementara itu, Royal Society dan organisasi ilmiah lainnya telah menyerukan Revolusi Hijau Kedua yang akan memungkinkan intensifikasi pertanian berkelanjutan melalui pengembangan tanaman yang lebih tangguh dalam menghadapi kondisi lingkungan yang semakin keras.

Kemajuan teknologi terkini, mulai dari genomik dan pengeditan gen hingga pendekatan komputasi dan ilmu data, memberi para peneliti peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk bekerja menuju tujuan ini.

(Ahmad Muhajir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya