Penulis koresponden studi, Profesor Aldo Steinfeld, dari Institut Teknologi Federal Swiss di Zürich mengatakan, timnya adalah yang pertama menunjukkan seluruh rantai proses termokimia dari air dan CO2 hingga minyak tanah dalam sistem menara surya yang terintegrasi penuh.
"Dengan teknologi surya kami, kami telah menunjukkan bahwa kami dapat menghasilkan minyak tanah sintetis dari air dan CO2 daripada megambilnya dari bahan bakar fosil," imbuhnya.
Seperti diketahui, pesawat terbang bertanggung jawab sekitar 5 persen emisi global bagi mesin yang menggunakan minyak tanah atau bahan bakar jet.
Oleh karena itu, inovasi bahan bakar pesawat ini dapat menjadi solusi bagi pemanasan global yang terus meningkat.
"Pabrik bahan bakar menara surya ini dioperasikan dengan pengaturan yang relevan dengan implementasi industri, menetapkan tonggak teknologi menuju produksi bahan bakar penerbangan yang berkelanjutan," tutup Steinfeld.
(Ahmad Muhajir)