TERDAPAT beberapa ciri-ciri cross joint mobil sudah rusak harus anda ketahui. Apalagi bagi anda yang sering menggunakan mobil untuk beraktivitas sehari-hari.
Karena kerusakan pada cross join bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Cross joint atau koin kopel merupakan sebuah komponen dalam mobil yang memiliki tugas untuk menghubungkan dua buah poros yang tidak segaris dengan sumbunya.
Salah satunya adalah poros output transmisi dengan poros roda depan pada mobil. Nah, berikut adalah 5 ciri cross joint mobil sudah rusak. Yuk simak.
5 Ciri Cross Joint Mobil Sudah Rusak
Usia mobil
Salah satu ciri yang bisa anda lihat adalah dari usia mobil karena usia mobil bisa mempengaruhi komponen yang ada di dalamnya. Komponen mobil yang sudah bertahun-tahun dipakai tentu sangat berbeda dengan mobil baru.
Maka dari itu, jika mobil anda sudah berusia lebih dari 10 tahun sebaiknya lakukan pemeriksaan pada cross joinnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah cross join masih sehat atau sudah aus. Karena jika cross join sudah tidak sehat bisa menyebabkan mobil tidak seimbang.
Kaki mobil terlihat tidak seimbang
Ciri yang satu ini biasanya sering muncul pada mobil dengan sistem Rear Wheel Drive (RWD). Ini karena mobil dengan sistem RWD menitik beratkan ban belakang sebagai penggerak utamanya.
Kondisi tersebut membuat cross joint pada mobil ini lebih cepat aus dan keseimbangannya berkurang. Anda bisa memeriksanya dengan memutar stir ke kanan dan ke kiri. Jika ban terlihat tidak seimbang maka bisa dipastikan komponen cross join mengalami kerusakan.
Mobil terhentak secara tiba-tiba
Gangguan mobil yang tiba-tiba terhentak biasanya dialami oleh mobil dengan transmisi manual. Kejadian ini bisa terjadi ketika anda melakukan perpindahan gigi.
Kondisi ini karena cross join yang rusak akan menghasilkan perputaran yang tidak konsisten. Inilah alasan kenapa mobil mudah tersentak jika anda melakukan perpindahan gigi atau mempercepat laju mobil.
Jika dibiarkan tentu akan mengurangi kenyamanan dalam berkendara dan juga keselamatan anda dan orang lain.
Muncul suara berdengung
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, cross joint yang rusak akan menyebabkan putaran yang tidak konsisten. Hal ini juga akan menyebabkan munculnya bunyi dengung yang berasal dari bawah mobil.
Jika sudah parah bahkan bisa diikuti bunyi yang lebih menganggu. Ini karena perputaran yang tidak seimbang ditambah lagi telah menganggu komponen lain di sekitar cross joint.
Mobil bergetar
Cross joint yang sudah rusak atau aus akan menyebabkan mobil terasa bergetar karena keseimbangannya sudah berkurang. Getaran ini tentu bisa dirasakan oleh sopir dan juga penumpang di dalam kabin.
Getaran ini bisa terasa meski anda sedang berjalan dipermukaan jalan yang rata dan mulus. Jika tidak segera dilakukan perbaikan bisa menyebabkan komponen lainnya rusak dan menganggu kenyamanan.
(Kurniawati Hasjanah)