Adapun area yang terkena dampak termasuk catatan kesehatan elektronik, diagnostik, pencitraan, dan intranet.
Organisasi perawatan kesehatan memang menjadi target empuk bagi para hacker ransomeware. Ini karena organisasi tersebut cenderung lebih mau membayar uang tebusan ketika nyawa pasien berpotensi terancam.
Meskipun pemerintah menyarankan untuk tidak menyerahkan tebusan apa pun kepada hacker karena tidak ada jaminan mereka akan membuka kunci file yang telah diserang ransomeware.
(Ahmad Muhajir)