Astronom Prediksi Idul Adha 2022 Berpotensi Berbeda, Apa Alasannya?

Ahmad Muhajir, Jurnalis
Kamis 09 Juni 2022 13:17 WIB
Astronom prediksi Idul Adha 2022 berpotensi berbeda, apa alasannya? (Dok. Okezone)
Share :

JAKARTA - Penentuan Hari Raya Idul Adha 2022, diprediksi akan mengalami perbedaan, yakni antara keputusan Pemerintah dengan Muhammadiyah.

Dilansir dari mui.or.id, Kamis (9/6/2022), hal ini disampaikan oleh Profesor Riset Astronomi-Astrofisika BRIN (LAPAN), Thomas Djamaluddin.

Thomas mengatakan, penentuan Idul Adha 1443 Hijriah/2022 Masehi berpotensi berbeda antara Pemerintah dengan Muhammadiyah karena masing-masing menggunakan metode yang berbeda.

“Ada beberapa pihak bertanya, apakah Idul Adha 1443 Hijriyah seperti yang tercantum di kalender, Sabtu 9 Juli 2022? Idul Adha kali ini ada potensi perbedaan, 9 Juli dan 10 Juli 2022,” ujar Thomas.

Dia menerangkan, ada dua kriteria utama yang digunakan di Indonesia, yaitu kriteria Wujudul Hilal dan kriteria baru MABIMS.

Kriteria Wujudul Hilal yang digunakan Muhammadiyah mendasarkan pada kondisi bulan lebih lambat terbenamnya daripada matahari.

Sementara, kriteria baru MABIMS berdasarkan pada batasan minimal untuk terlihatnya hilal (imkan rukyat atau visibilitas hilal).

Artinya, fisis hilal yang dinyatakan dengan parameter elongasi (jarak sudut bulan-matahari) minimum 6,4 derajat dan fisis gangguan cahaya syafak (cahaya senja) yang dinyatakan dengan parameter ketinggian minimum 3 derajat.

“Kriteria baru MABIMS digunakan oleh Kementerian Agama dan beberapa ormas Islam,” imbuh dia.

Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 10 Dzulhijah 1443 H atau hari raya Idul Adha bertepatan pada Sabtu, 9 Juli 2022.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya