Kordinator bidang data dan informasi BMKG Denpasar I Nyoman Gede Wiryajaya mengatakan, dari hasil pencitraan satelit, fenomena waterspout di pantai Sanur terjadi sekitar pukul 14.00 WITA.
Hal itu, terjadi karena keberadaan awan cumulonimbus yang sebelumnya terbentuk.
Akibatnya, melahirkan kemunculan fenomena cuaca ekstrem, salah satunya waterspout.
"Masyarakat tidak perlu panik asal tidak berada terlau dekat dengan waterspout. Nelayan yang sedang melaut diminta menjauh," ujarnya.
(Ahmad Muhajir)