JAKARTA - Hari ini, 6 April 2022 menjadi tanda bahwa Gerhana Matahari untuk pertama kalinya tercatat oleh manusia. Kapan fenomena itu dicatat? Siapa pelakunya?
Dirangkum dari Wikipedia, Rabu (6/4/2022), fenomena Gerhana Matahari untuk pertama kalinya tercatat oleh manusia pada ribuan tahun lalu, tepatnya 648 SM.
Gerhana Matahari pada 648 SM silam, berhasil dicatat oleh orang Yunani kuno dan telah menjadi rujukan bagi banyak ilmuwan ketika melihaty dan mengukur keberadaannya.
Diketahui, Gerhana Matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari, sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari.
Kendati ukuran Bulan lebih kecil, tetapi bayangan Bulan mampu melindungi cahaya Matahari sepenuhnya, karena berjarak rata-rata 384.400 km dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 km.