JAKARTA - Ada cara ngecas headset bluetooth agar baterai lebih awet, tentu langkahnya praktis bahkan bagi Anda yang baru memilikinya.
Diketahui, terdapat beberapa earphone, headphone, dan earbud di pasaran saat ini, masing-masing dengan kisaran harga, rangkaian fitur, dan teknologi yang berbeda.
Ada banyak teknik untuk mengisi daya earbud dan earphone Bluetooth, tergantung pada jenis yang Anda miliki, tujuannya agar baterai lebih awet.
Namun, setelah headset Anda terisi penuh, lampu indikator earbud biasanya menyala, merah dan hijau adalah warna yang paling umum digunakan.
Rata-rata, tingkat daya baterai yang rendah ditunjukkan oleh lampu berwarna merah, sedangkan pengisian penuh ditunjukkan oleh lampu hijau.
Tutorial langkah demi langkah untuk mengisi daya earphone atau earbud Bluetooth bisa Anda coba. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 3 cara ngecas headset bluetooth:
1. Kabel USB
Ini bisa menjadi metode pengisian yang paling sering untuk earphone. Jika earphone Anda tidak dilengkapi kabel pengisi daya, Anda dapat mengisi dayanya menggunakan kabel USB yang disertakan dengan ponsel Anda.
Ada beberapa jenis earbud di pasaran yang membutuhkan port USB berbeda, misalnya earphone memiliki koneksi micro USB.
Untuk mengisi daya earbud menggunakan kabel micro USB, sambungkan ke perangkat Anda, lalu ke komputer atau konverter USB. Jika sudah penuh, akan bertanda warna hijau
2. Casing Pengisi Daya
Saat ini, ada earphone yang bisa diisi daya melalui casing. Hal ini, dapat mengisi daya headset bluetooth hingga penuh lebih cepat.
Teknik pengisian casing, dinilai memperpanjang masa pakai baterai earphone, memungkinkan Anda menggunakannya setidaknya selama 15 jam atau lebih.
Namun, bagaimana jika casingnya kehabisan baterai? Anda bisa mengisi dayanya dengan menggunakan kabel USB.
3. Nirkabel
Ngecas headset bluetooth dengan daya nirkabel adalah metode terbaru untuk mengisi daya earphone Bluetooth Anda.
Pengisian nirkabel menjadi lebih populer dari hari ke hari khsusunya bagi pengguna smarthone Apple seperti Apple AirPods, yang mencakup teknologi nirkabel.
Pengisian nirkabel memungkinkan pengguna untuk mengisi daya tanpa harus berurusan dengan kabel.
(Ahmad Muhajir)