Deretan Industri Game yang Embargo Rusia Akibat Bombardir Ukraina

Novie Fauziah, Jurnalis
Senin 14 Maret 2022 10:04 WIB
Deretan industri game yang embargo Rusia akibat bombardir Ukraina (Foto: CBR)
Share :

Juru bicara Take-Two Interactive Alan Lewis (yang memiliki 2K Games dan Rockstar Games), mengatakan perusahaan telah "menyaksikan peristiwa baru-baru ini yang terjadi di Ukraina dengan keprihatinan dan kesedihan."

"Setelah pertimbangan yang signifikan, minggu lalu, kami memutuskan untuk menghentikan penjualan, pemasangan, dan dukungan pemasaran baru di semua label kami di Rusia dan Belarusia saat ini," katanya dalam sebuah pernyataan.

Epic Games, CD Projekt Red, dan lainnya turut serta

Pembuat Fortnite, Epic Games yang juga memiliki dan mengoperasikan Epic Games Store, memperjelas posisinya dalam sebuah tweet pada hari Jumat mengatakan, bahwa Epic menghentikan perdagangan dengan Rusia sebagai tanggapan atas invasinya ke Ukraina.

“Kami tidak memblokir akses untuk alasan yang sama dengan alat komunikasi lainnya tetap online: dunia bebas harus menjaga semua jalur dialog tetap terbuka,” ujarnya.

CD Projekt Red, pengembang Polandia di balik Cyberpunk 2077 dan pemilik toko game online GOG, mengambil tindakan serupa. Polandia, negara anggota NATO yang berbatasan dengan Ukraina dan sekutu Rusia Belarusia, telah mendukung upaya untuk melawan serangan Rusia dan menawarkan perlindungan kepada pengungsi Ukraina.

“Mengingat invasi militer Rusia di negara tetangga kami, Ukraina, hingga pemberitahuan lebih lanjut, CD Projekt Group telah membuat keputusan untuk menghentikan semua penjualan game kami ke Rusia dan Belarusia,” bunyi pernyataan tersebut.

"Hari ini, kami mulai bekerja dengan mitra kami untuk menangguhkan penjualan digital dan menghentikan pengiriman stok fisik produk CD Projekt Group, serta semua game yang didistribusikan di platform GOG, ke wilayah Rusia dan Belarusia," tambahnya.

Bloober Team, studio lain yang berbasis di Polandia, juga mempertimbangkan permusuhan Rusia dan berjanji untuk menghentikan penjualan game-nya yang meliputi Blair Witch dan The Medium di Belarus dan Rusia.

(Ahmad Muhajir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya