5 Teknologi Canggih Besutan Rusia yang Mendunia

Tangguh Yudha, Jurnalis
Kamis 10 Maret 2022 10:27 WIB
5 teknologi canggih besutan Rusia yang mendunia (Foto: Dreamstime)
Share :

3. Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

Adalah seorang insinyur Rusia keturunan Perancis, Alexander Loran yang pertama kali menemukan APAR. Awalnya ia melihat banyak terjadi kebakaran salah satunya yang cukup hebat adalah yang terjadi di pabrik minyak di St. Petersburg dan Paris.

Kebakaran minyak di lokasi tersebut tak bisa dipadamkan dengan air atau alat pemadam bubuk. Ia pun berpikir untuk membuat alat pemadam kebakaran yang ampuh. Saat berpikir, secara tak sengaja busa dari bir yang tengah ia minum tumpah dan berhasil memadamkan api.

Loran kemudian menemukan bahwa busa lebih ampuh dalam memadamkan api, ia pun lantas menciptakan zat berbusa dan mendirikan merek pemadam api yang diberi nama "Eureka." Dia mematenkan sistemnya di Rusia dan di Amerika pada tahun 1907.

4. Gridshell

Arsitek dan insinyur Rusia Vladimir Shukhov adalah seorang jenius yang bertahun-tahun lebih maju dari zamannya. Ia berhasil membuat gridshell atau struktur yang memperoleh kekuatannya dari kelengkungan ganda, namun dibangun dari grid atau kisi yang biasanya terbuat dari kayu atau baja.

Struktur gridshell pertama kali ditemukan dan dipatenkan oleh Shukhov pada 1895-1899. Struktur temuannya ini memiliki keunggulan, yakni ringan namun memiliki daya tahan tinggi.

Saat ini, sebagian besar menara dan paviliun Shukhov di Rusia masih utuh setelah lebih dari 100 tahun dengan sedikit atau tidak ada pemeliharaan sama sekali. Penemuannya telah membantu mendefinisikan arsitektur abad ke-21 ke tingkat yang signifikan.

Gridshell sekarang diaplikasikan oleh arsitek terkenal dunia seperti Richard Buckminster Fuller, Norman Foster, Nicholas Grimshaw, dan banyak lagi lainnya.

5. Pengukuran Tekanan Darah

Tekanan darah adalah salah satu pengukuran paling penting yang dapat dilakukan pada tubuh manusia untuk mendiagnosis berbagai penyakit dan kondisi. Metode pengukuran tekanan darah saat ini ditemukan oleh Nikolay Korotkov yang merupakan dokter asal Rusia.

Metodenya ini ditemukan pada tahun 1904 dan menggambarkannya dalam laporan setengah halaman pada 1905. Metode temuan Korotkov kemudian disetujui oleh Organisasi Kesehatan Dunia pada 1935 sebagai satu-satunya metode pendeteksian darah non-invasif resmi.

(Ahmad Muhajir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Ototekno lainnya