JAKARTA - Rusia merupakan negara besar yang punya segudang teknologi canggih, beberapa di antaranya telah dimanfaatkan dunia hingga sekarang.
Mungkin, masih banyak yang tidak menyadari jika Negeri Beruang Merah punya sumbangsih untuk kemajuan peradaban saat ini, lewat teknologi-teknologi yang dihasilkan
Lalu, apa saja teknologi rintisan Rusia yang dimanfaatkan dunia, dilansir dari Russia Beyond, Kamis (10/3/2022), berikut penjelasannya:
1. Pengelasan
Eksperimen pengelasan pertama kali dilakukan oleh insinyur Rusia Vasiliy Petrov dan insinyur Inggris Humphry Davy pada awal abad ke-19. Keduanya sama-sama sukses menciptakan busur las pertama di dunia.
Namun, busur buatan Vasiliy Petrov lebih unggul dibanding busur Humphry Davy. Busur Vasiliy Petrov mampu bertahan lebih lama dan menghasilkan suhu yang cukup untuk melelehkan logam.
Pada tahun 1881, insinyur dan penemu Rusia Nikolay Benardos, sukses mengembangkannya menjadi lebih canggih untuk pengelasan. Benardos pun menerima paten untuk temuannya pada 1885.
Kemudian teknologi pengelasan kembali dikembangkan oleh insinyur Rusia lainnya, yakni Nikolay Slavyanov. Kali ini ia menggunakan elektroda logam, bukan elektroda karbon, yang memungkinkan pengelasan logam dengan titik leleh yang sangat tinggi.
2. Susu bubuk
Susu bubuk dikonsumsi oleh sebagian besar bayi dunia. Namun, hanya sedikit yang tahu bahwa susu bubuk yang sekarang di konsumsi pertama kali diproduksi oleh warga Rusia, Osip Krichevsky.
Semula, Osip Krichevsky yang bekerja sebagai dokter di pabrik peleburan perak di Nerchinsk, Rusia meniru apa yang dilakukan orang-orang Mongol yang kerap mengeringkan susu untuk dijadikan susu bubuk.
Krichevsky kemudian melakukan pengembangkan dan berhasil memproduksi susu bubukbseperti yang dikonsumsi seksrang pada tahun 1832. Sayangnya Krichevsky tidak mendapat paten atas temuannya itu. Paten justru dimiliki oleh orang Inggris, T.S. Grimwade pada tahun 1855.