JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, bibit siklon tropis 95S tumbuh di sekitar Samudera Hindia Selatan Jawa.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan, dampak pertumbuhan bibit siklon itu memengaruhi potensi hujan dari intensitas sedang-lebat, angin kencang, hingga gelombang tinggi.
"Bibit siklon tropis 95S dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia dalam 24 jam ke depan," kata Guswanto, dikutip dari keterangan pers, Jumat (4/3/2022).
Guswanto menerangkan, bibit siklon tropis 95S tumbuh tepatnya di -10,9 Lintang Selatan dan 111,2 Bujur Timur, dengan kecepatan angin maksimum di sekitar pusat sistemnya mencapai 30 knot (56 km/jam) dan tekanan udara minimumnya mencapai 996.8 hPa.
"Peluang bibit siklon 95S dapat meningkat menjadi siklon tropis dalam periode 24 jam ke depan berada pada kategori sedang, dengan arah pergerakan ke arah tenggara menjauhi wilayah Indonesia," ujarnya.
Berikut daftar wilayah di Indonesia yang terdampak bibit siklon 95S menurut BMKG.
Hujan Lebat + Angin Kencang:
- Banten