Dalam pengumuman itu, disebutkan dana 100 juta dolar AS disiapkan YouTube untuk pembuat Shorts. Sekarang, paltform ini tersedia di lebih dari 100 negara.
Pada bulan Agustus 2021 lalu, YouTube mulai membayar pembuat konten antara USD100 dan USD10 ribu per bulan berdasarkan penayangan dan keterlibatan mereka di platform video pendek tersebut.
YouTube juga ingin memasukkan fitur belanja ke dalam Shorts dengan mengandalkan program yang sudah ada, di mana penonton bisa menelusuri dan berbelanja produk unggulan yang muncul di samping video.
Selain itu, layanan ini akan memperluas fitur remixnya yang memungkinkan membuat Shorts menggunakan audio dari video YouTube.
Di luar metode tersebut, YouTube sedang mengincar perluasan opsi monetisasi untuk pembuat konten, termasuk penggunaan Non-Fungible Token (NFT).
(Ahmad Muhajir)