BANYAK orang menghindari lebah karena takut terkena sengatannya. Namun tahukah Anda, serangga ini ternyata memiliki banyak keunggulan yang diciptakan Allah Subhanahu wa ta’ala. Seperti tertulis di dalam Surah An Nahl, yaitu:
Wa auḥā rabbuka ilan-naḥli anittakhiżī minal-jibāli buyụtaw wa minasy-syajari wa mimmā ya'risyụn.ṡumma kulī ming kulliṡ-ṡamarāti faslukī subula rabbiki żululā, yakhruju mim buṭụnihā syarābum mukhtalifun alwānuhụ fīhi syifā`ul lin-nās, inna fī żālika la`āyatal liqaumiy yatafakkarụn.
Artinya: "Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan." (QS. An Nahl:68-69).
Sementara itu, dikutip dari Buku Pintar Sains dalam Alquran, karya Dr Nadiah Thayyarah, dalam Alquran terdapat satu surah bernama an-Nahl yang berarti lebah. Makhluk satu ini merupakan serangga yang sangat istimewa.
Lebah mampu memproduksi makanan yang bergizi, dan obat untuk berbagai macam penyakit. Kata auha (mewahyukan) pada ayat di atas berarti bahwa Allah telah mendaptakan lebah dilengkapi insting, atau karakter alamiah yang membuatnya bertingkah laku seperti yang kita lihat.