Dalam buku ini, Stephenson menyebut Metaverse merupakan struktur fiksi yang terbuat dari kode-kode. Kode tersebut hanya bisa dipahami oleh komputer.
Dengan demikian, internet dijadikan sebagai realitas virtual. Pengguna internet diwakili oleh avatar yang mampu berinteraksi dengan pengguna internet lain melalui perangkat lunak.
Snow Crash memiliki latar waktu di awal abad ke-21. Pada saat itu, kondisi ekonomi diceritakan kacau. Pemerintah sudah tidak lagi memiliki kekuatan, sementara itu perusahaan-perusahaan raksasa mengambil alih kekuatan dunia.
Sang tokoh utama, Hiro Protagonist, yang berprofesi sebagai pengantar pizza dan peretas (hacker), menjadikan Metaverse sebagai pelarian. Ia menggunakan avatarnya sendiri untuk menjelajahi dunia virtual dan banyak menghabiskan waktunya di Metaverse.
Dalam bukunya, Stephenson menyatakan bahwa Snow Crash merupakan buah dari kolaborasinya dengan Tony Sheeder. Awalnya mereka ingin menghadirkan novel grafis yang dihasilkan oleh komputer.