Memasuki musim hujan, risiko kecelakaan menjadi lebih besar bagi pengemudi mobil dan motor.
Salah satu penyebabnya yakni aquaplaning, kondisi ban kendaraan tak menapak dengan sempurna karena terhambat lapisan air.
Alhasil, kendaraan langsung kehilangan kendali.
Dilansir dari laman Mitsubishi pada Selasa (2/11), berikut beberapa cara menghadapi aquaplaning saat musim hujan:
Baca Juga:
Air Hujan Percepat Proses Karat Pada Mobil, Ini Cara Pencegahannya
Ini Biaya Uji Emisi Mobil dan Motor di Jakarta
1. Jangan panik
Sebaiknya pengendara tak perlu panik saat mengalami aquaplaning.
Apabila pengendara panik maka ia akan langsung menginjak rem dan mengubah posisi setir, padahal hal ini berbahaya.
Untuk itu, pengendara disarankan untuk tak melakukan manuver mendadak karena ban bisa kehilangan traksi, kendaraan bisa meluncur seperti di atas lapisan es.
2. Hindari injak pedal rem
Hindari menginjak pendal rem atau pedal gas secara spontan karena mobil dalam kondisi melayang.
Pengereman mendadak meski mobil punya fitur ABS justru membuat ban mobil kehilangan daya cengkeram.
3. Ikuti arah kemudi sesuai pergerakan mobil
Pengendara sebaiknya mengikuti arah kemudi sesuai pergerakan mobil, sampai ban mendapatkan cengkeremannya lagi.
Hal ini dilakukan sembari pengendara melepas pedal gas sehingga kecepatan mobil berkurang secara bertahap.
Biasanya pengendara bisa merasakan perbedaan kemudi yang hampa lantaran ban tidak menapak dan saat traksi ban kembali pulih.
Bila gigitan ban mulai terasa kembali, cobalah untuk menginjak pedal gas secara perlahan.
(Kemas Irawan Nurrachman)