Operating Partner East Ventures David Audy mengatakan, "Sebagai negara besar dengan banyak peluang digital, Indonesia membutuhkan banyak tech engineer. Kurangnya lulusan dari program STEM (Science Technology Engineering Math) dan jumlah engineer yang rendah per 1 juta penduduk menjadi tantangan serius. Hacktiv8 hadir untuk mengisi kesenjangan talenta untuk mengatasi tantangan ini, tidak hanya dengan menghasilkan talenta terampil teknologi tetapi juga membantu mereka mendapatkan pekerjaan di sektor teknologi melalui kerja sama dengan semua stakeholder di industri."
Ia melanjutkan, peran Hacktiv8 jelas berdampak positif terhadap lanskap daya saing teknologi Indonesia karena ketersediaan talenta berkemampuan teknologi juga merupakan salah satu faktor utama untuk meningkatkan skor EV-DCI.
Baca juga: Penasaran Isi Pesan WhatsApp yang Dihapus, Begini Cara Melihatnya
(Hantoro)