TALIBAN menjadi sorotan dunia karena agregasi militer mereka di Afghanistan. Bahkan, diketahui Taliban telah menguasai Afghanistan secara militer.
Kondis tersebut memicu raksasa media sosial untuk melakukan pemboikotan konten yang berhubungan dengan Taliban, salah satunya Facebook. Pekan lalu, Facebook telah memutuskan untuk melarang akun-akun yang memuji, mendukung, atau mewakili Taliban dari platformnya, termasuk di WhatsApp dan Instagram.
Media sosial ciptaan Mark Zuckerberg itu juga mengatakan bahwa pihaknya akan menghapus akun yang terindikasi dikelola oleh atau atas nama Taliban.
"Taliban dikenai sanksi sebagai organisasi teroris di bawah hukum AS dan kami telah melarang mereka dari layanan kami di bawah kebijakan Organisasi Berbahaya kami," kata seorang juru bicara perusahaan, dilansir dari CNN, Sabtu (28/8/2021).